Kapolda: STAIN Majene Tempat Kumpulnya Pemikir Tentang Agama

KabarMamuju.com — Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Baharuddin Djafar berkunjung dan bersilaturahmi ke Kampus STAIN Majene, di jalan BLK, lingkungan Passarang Selatan, Kelurahan Totoli, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Sabtu (12/10).

Kapolda Sulbar hadir didampingi Waka Polres Majene Kompol H. Jamaluddin, kedatangan rombongan Polda Sulbar tak lain bersilaturahmi dan juga menyampaikan untuk menjaga stabilitas keamanan jelang pelantikan Presiden RI dan Wakil Presiden RI pada 20 Oktober 2019.

Brigjen Pol Baharuddin Djafar meminta doa civitas akademika STAIN Majene agar situasi keamanan di Majene berjalan dengan baik pelaksanaan pelantikan presiden dan wakil presiden.

“Kehadiran kami saat ini, disamping ingin lebih mempererat tali silutarahmi, kami juga ingin menyampaikan bahwa akan ada hajatan besar yang akan berlangsung kedepan yaitu pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI tanggal 20 Oktober 2019, kami memohon kesediaan untuk membantu kami dengan Doa, agar kami dapat menjalankan amanah mengamankan kegiatan tersebut, ujar Kapolda Sulbar yang dikuti dari TribrataNews.

Ia juga menyampaikan jika Kampus Stain Majene kami sangat disambut dengan baik, “kami senang sekali karena di STAIN ini tempat berkumpulnya orang-orang yang berpikir tentang agama, untuk itu kami datang kesini memohon doa agar stabilitas keamanan di Majene berjalan dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu Ketua STAIN Majene Dr. H. M Napis Djuaeni MA mengatakan, atas nama pimpinan mewakili seluruh civitas akademika STAIN sangat bergembira menyambut kedatangan Bapak Kapolda Sulbar di Kampus STAIN Majene.

“Kami sampaikan bahwa tinggal 1 Bulan lagi STAIN Majene akan berumur 3 tahun, dan Alhamdulillah fasilitas kampus sudah cukup lengkap, dengan jumlah Dosen 58 orang yang semua telah berstatus Defenitif / Dosen Tetap, dan Jumlah Mahasiswa saat ini sebanyak 1600 orang selama 3 kali penerimaan Mahasiswa Baru dengan 3 Jurasan dan 7 Program Studi (Prodi). Menyikapi kejadiaan saat ini yaitu maraknya isu-isu tentang paham-paham radikalisme dan intoleransi, Kami menyampaikan bahwa di STAIN Majene Insya Allah tidak ada paham-paham Radikal, kami Toleran bukan Intoleran,” ujar Dr. H. M Napis Djuaeni MA.

Kapolda: STAIN Majene Tempat Kumpulnya Pemikir Tentang Agama
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print
Share on telegram
Telegram

Kabar Terbaru

Kabar Terkait